23 July 2026
|Uploaded by Admin
Sering prokrastinasi saat WFA? Terapkan trik psikologi ini untuk mengatasi menunda pekerjaan dan ubah kebiasaan kerja remote Anda menjadi lebih cerdas!
Bekerja remote memang terasa nyaman dan fleksibel, tetapi sering kali membuat seseorang lebih mudah menunda pekerjaan karena batas antara waktu kerja dan waktu istirahat menjadi kabur. Gangguan kecil seperti rebahan sebentar atau membuka media sosial pun bisa membuat pekerjaan jadi molor tanpa disadari.
Oleh karena itu, mengatasi menunda pekerjaan dan memiliki lingkungan kerja yang mendukung fokus menjadi hal penting untuk menjaga produktivitas. Banyak remote worker kini mulai memilih coworking space untuk membantu membangun rutinitas kerja yang lebih terarah dan minim distraksi. Berikut beberapa trik psikologi sederhana namun ampuh untuk membantu mengatasi kebiasaan menunda pekerjaan saat remote work.
Bagian paling sulit dari sebuah pekerjaan biasanya adalah memulai. Otak sering membuat tugas terasa lebih berat dari kenyataannya. Dengan menerapkan trik kerja cerdas ini, Anda menggunakan kendali rasional untuk meretas respons malas dari otak, sehingga pekerjaan dapat segera dimulai.
Coba gunakan aturan 5 menit untuk membantu memulai pekerjaan tanpa merasa terbebani. Katakan pada diri sendiri bahwa kamu hanya perlu mengerjakan tugas selama lima menit saja. Setelah mulai, biasanya otak akan lebih mudah melanjutkan pekerjaan karena sudah masuk ke mode fokus. Cara ini efektif untuk mengurangi rasa malas dan overthinking sebelum bekerja.
Salah satu penyebab utama prokrastinasi saat remote work adalah lingkungan yang terlalu santai. Bekerja di kasur atau dekat televisi membuat otak sulit membedakan waktu kerja dan waktu istirahat. Padahal, memahami arti kerja cerdas berarti Anda tahu batasan diri terhadap godaan bersantai, serta mampu menciptakan suasana yang murni untuk produktivitas.
Bekerja di coworking space dapat membantu membangun suasana kerja yang lebih profesional dan minim distraksi. Lingkungan yang dipenuhi orang-orang produktif juga membantu meningkatkan motivasi dan fokus selama bekerja.
Trik kecil ini sering diremehkan padahal sangat membantu produktivitas. Sebelum tidur, coba rapikan meja kerja, siapkan laptop, charger, catatan, atau file yang dibutuhkan untuk esok hari.
Saat pagi tiba, kamu tidak perlu menghabiskan energi untuk memulai dari nol. Otak akan lebih mudah masuk ke ritme kerja tanpa banyak alasan untuk menunda.
Tugas yang terlalu besar sering membuat seseorang merasa kewalahan dan bingung harus mulai dari mana. Akibatnya, pekerjaan justru terus ditunda karena terasa berat untuk dikerjakan sekaligus. Untuk mengatasinya, coba ubah target besar menjadi langkah-langkah kecil yang lebih sederhana dan realistis.
Misalnya, daripada menargetkan “menyelesaikan laporan”, kamu bisa membaginya menjadi beberapa bagian seperti membuat halaman pembuka, mengumpulkan data, menulis poin pertama, hingga melakukan revisi. Saat tugas terasa lebih ringan dan jelas, otak akan lebih mudah memulai pekerjaan tanpa merasa terbebani. Cara ini juga membantu menjaga motivasi karena setiap langkah kecil yang selesai akan terasa sebagai progres.
Teknik Pomodoro membantu menjaga fokus dengan membagi waktu kerja menjadi sesi singkat agar pekerjaan terasa lebih ringan dan tidak melelahkan. Metode ini cocok digunakan saat mulai kehilangan fokus atau merasa malas untuk memulai pekerjaan.
Contohnya, kamu bisa bekerja fokus selama 25 menit lalu beristirahat selama 5 menit sebelum melanjutkan sesi berikutnya. Jika 25 menit terasa terlalu lama, mulailah dari 15 menit terlebih dahulu. Yang terpenting adalah membangun konsistensi dan menjaga ritme kerja agar tetap fokus tanpa merasa terlalu terbebani. Dengan adanya jeda istirahat singkat, otak juga memiliki waktu untuk kembali segar sehingga produktivitas dapat tetap terjaga sepanjang hari.
Manusia cenderung lebih mudah termotivasi saat berada di lingkungan yang mendukung produktivitas. Itulah mengapa bekerja sendirian di rumah sering terasa lebih berat dan penuh distraksi dibanding bekerja di tempat yang dipenuhi orang-orang produktif. Suasana sekitar dapat memengaruhi fokus, semangat, bahkan kebiasaan kerja seseorang secara tidak langsung.
Karena itu, mencoba bekerja di lingkungan yang lebih kondusif bisa membantu mengurangi kebiasaan menunda pekerjaan. Coworking space tidak hanya menyediakan tempat kerja yang nyaman, tetapi juga menciptakan suasana yang lebih profesional dan mendukung fokus. Kehadiran orang lain yang sedang bekerja dapat memicu semangat untuk ikut lebih produktif dan membantu menjaga ritme kerja agar tetap konsisten sepanjang hari.
Kebanyakan orang hanya fokus pada daftar pekerjaan yang belum selesai melalui to-do list. Padahal, terlalu sering melihat pekerjaan yang masih menumpuk justru bisa membuat stres dan kehilangan motivasi. Karena itu, cobalah membuat “Done List” atau daftar pekerjaan yang sudah berhasil diselesaikan setiap hari.
Tuliskan semua hal yang berhasil kamu kerjakan, bahkan untuk tugas kecil sekalipun. Cara sederhana ini dapat membantu otak melihat progres yang sudah dicapai sehingga rasa percaya diri dan motivasi kerja ikut meningkat. Selain membuat pekerjaan terasa lebih terarah, melihat daftar pencapaian harian juga bisa membantu mengurangi rasa bersalah karena merasa tidak produktif selama bekerja remote.
Mengatasi menunda pekerjaan bukan berarti harus menjadi pribadi yang sempurna atau bekerja terus-menerus tanpa istirahat. Kuncinya adalah memahami cara kerja diri sendiri dan mulai membangun kebiasaan yang mendukung fokus serta produktivitas. Langkah kecil seperti memulai pekerjaan lebih awal, mengurangi distraksi, hingga menciptakan suasana kerja yang nyaman dapat membantu mengurangi kebiasaan prokrastinasi secara perlahan.
Saat bekerja dari rumah mulai terasa penuh gangguan dan membuat fokus menurun, lingkungan kerja yang tepat juga dapat membantu menjaga konsentrasi dan semangat bekerja. Dengan suasana kerja yang nyaman dan lebih kondusif, produktivitas harian pun bisa menjadi lebih terarah dan maksimal.
Jika ingin lebih fokus dan produktif saat remote work, Coworking Ekola dapat menjadi tempat kerja yang nyaman dan kondusif untuk membantu mengatasi menunda pekerjaan agar aktivitas kerja terasa lebih terarah dan maksimal.